Jadwal dan Lokasi Umum Samsat Keliling di Palembang 2026
Bagi warga Palembang, urusan bayar pajak kendaraan terkadang terasa seperti “beban mental” tersendiri. Membayar pajak di kantor Samsat Induk seperti Samsat Palembang I di Jalan Kapten A. Rivai atau Samsat Palembang II di Jalan Basuki Rahmat sering kali dibayangkan akan memakan waktu lama karena antrean yang padat dan ruangan yang penuh sesak.
Tapi tenang, buat kamu yang punya mobilitas tinggi dan ogah ribet, ada solusi jemput bola yang sangat praktis: Samsat Keliling (Samling). Layanan bus keliling dari Ditlantas Polda Sumsel dan Bapenda Sumsel ini sengaja hadir di titik-titik strategis agar kamu bisa bayar pajak sambil belanja di pasar atau sekadar lewat saat jam istirahat kantor.
Yuk, simak jadwal dan lokasi umum Samsat Keliling di Palembang biar urusan “kewajiban” motormu kelar tanpa drama!
Apa Itu Samsat Keliling Palembang?
Samsat Keliling adalah layanan pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan SWDKLLJ (asuransi Jasa Raharja) yang dilakukan di dalam bus khusus.
Samsat Keliling Palembang hanya melayani pajak tahunan. Jika motormu sudah masuk masa 5 tahunan (ganti plat/kaleng), kamu tetap wajib datang ke kantor Samsat Induk. Kenapa? Karena di Samsat Keliling tidak ada fasilitas cek fisik (gesek nomor rangka) dan gudang plat nomor kaleng yang baru.
Lokasi Umum Samsat Keliling di Kota Palembang
Meskipun titik pastinya bisa bergeser mengikuti evaluasi petugas dan kondisi keramaian, ada beberapa lokasi “langganan” di Palembang yang hampir setiap hari dijadikan posko bus Samsat Keliling. Berikut sebarannya:
1). Palembang Seberang Ulu
Depan JM Plaju: Lokasi paling populer bagi warga di wilayah Plaju dan sekitarnya.
Kawasan Jakabaring (Dekat OPI Mall atau Dekat Dekranasda): Sering menjadi titik singgah bus Samling untuk menjangkau warga wilayah Seberang Ulu I dan II.
2). Palembang Seberang Ilir (Pusat & Timur)
Pasar Lemabang: Titik strategis bagi warga di wilayah Ilir Timur II.
Kawasan Jalan Veteran: Sering ditemukan bus Samling parkir di depan dealer atau ruko strategis untuk melayani warga pusat kota.
Pusri (Sekitar Komplek atau Pasar): Melayani karyawan dan warga di sekitar area industri.
3). Palembang Seberang Ilir (Utara & Barat)
Simpang Polda: Lokasi krusial yang sangat mudah dijangkau oleh warga yang melintas dari arah KM 5 maupun dari arah pusat kota.
Pasar Modern Plaju / Pasar KM 5: Memudahkan warga yang sedang berbelanja kebutuhan pokok.
Simpang Dogan (Sako / Kenten): Menjadi andalan warga di wilayah pemukiman padat Sako dan sekitarnya.
Jadwal Operasional (Standar)
Secara umum, Samsat Keliling di Palembang beroperasi mengikuti jam kerja instansi pemerintah dengan estimasi jadwal:
- Senin – Kamis: 08.00 s/d 14.00 WIB
- Jumat: 08.00 s/d 11.30 WIB (biasanya istirahat lebih awal untuk salat Jumat).
- Sabtu: 08.00 s/d 12.00 WIB
- Minggu: Biasanya libur, namun terkadang hadir di acara Car Free Day (CFD) di Jalan Kambang Iwak lewat program khusus.
Tips Akurasi: Lokasi bus Samling bisa berubah jika ada kendala teknis atau pengalihan arus lalu lintas. Sangat disarankan untuk memantau update harian melalui akun Instagram resmi @bapenda_sumsel atau @samsatpalembang1 pada pagi hari sebelum berangkat.
Syarat Dokumen
Agar prosesmu di depan jendela bus Samling tidak terhambat dan nggak bikin antrean macet, pastikan “tiga serangkai” dokumen ini sudah lengkap:
- STNK Asli (Wajib dibawa).
- KTP Asli Pemilik (Identitas harus sesuai dengan nama yang tertera di STNK).
- BPKB Asli/Fotokopi (Di Sumatera Selatan, biasanya cukup menunjukkan fotokopi BPKB untuk pajak tahunan, tapi membawa aslinya sebagai jaga-jaga adalah langkah cerdas).
Ingat, di Palembang sekarang sudah mulai digalakkan pembayaran non-tunai melalui Bank Sumsel Babel atau QRIS. Meskipun begitu, membawa uang tunai dengan nominal pas tetap disarankan untuk mempercepat transaksi di lapangan.
Keuntungan Bayar di Samsat Keliling Palembang
Kenapa sih mending ke Samling daripada ke Samsat Induk?
1). Suasana Lebih Santai: Kamu antre di area terbuka, tidak perlu masuk ke gedung yang mungkin penuh sesak dan antreannya berbelit.
2). Waktu Singkat: Jika dokumen lengkap dan sistem lancar, proses dari penyerahan berkas sampai STNK disahkan biasanya hanya butuh waktu 10-15 menit.
3). Tanpa Calo: Interaksi langsung dengan petugas lewat jendela bus membuat celah bagi calo praktis tertutup.
Layanan Samsat Keliling di Palembang adalah jawaban buat kamu yang ingin taat pajak tapi punya jadwal harian yang padat. Kamu nggak perlu lagi menembus kemacetan di Jalan Kapten A. Rivai atau Basuki Rahmat kalau hanya ingin bayar pajak tahunan. Cukup cari bus terdekat, siapkan berkas, dan urusan legalitas motormu aman!
Jadi, jangan biarkan pajak motormu mati hanya karena malas antre ya, Lur. Wong Kito yang keren itu bukan cuma motornya yang mengkilap, tapi surat-suratnya yang lengkap dan taat pajak!