Tutorial Bayar Pajak Motor Lewat ATM (Mandiri, BCA & BRI)

Siapa bilang bayar pajak motor harus mengorbankan waktu kerja atau jatah nongkrong di kafe? Kalau kamu tipe orang yang malas mengantre di kantor Samsat yang seringkali penuh sesak, ada kabar gembira: ATM adalah kuncinya.

Ya, mesin kotak yang biasanya kamu datangi untuk tarik tunai itu sebenarnya bisa jadi “asisten pribadi” untuk urusan pajak kendaraan. Tanpa perlu tatap muka dengan petugas, tanpa perlu dandan rapi, dan bisa dilakukan kapan saja (bahkan tengah malam sekalipun).

Tapi, jangan asal tekan tombol ya! Ada prosedur dan kode khusus yang harus kamu siapkan. Yuk, kita bahas tutorial lengkap bayar pajak motor lewat ATM Mandiri, BCA, dan BRI dengan gaya santai tapi tetap akurat!

Persiapan Sebelum ke ATM: Dapatkan Kode Bayar!

Sebelum kamu meluncur ke mesin ATM terdekat, ada satu langkah “keramat” yang wajib dilakukan: Mendapatkan Kode Bayar. Kamu tidak bisa langsung memasukkan nomor plat di mesin ATM.

Cara paling gampang adalah lewat aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) atau SMS Gateway sesuai provinsi masing-masing. Setelah memasukkan data kendaraan, kamu akan mendapatkan Kode Bayar (billing). Simpan kode ini di HP atau catat di kertas kecil. Kode inilah yang akan kamu “setorkan” ke mesin ATM.

1). Tutorial ATM Mandiri

Bank Mandiri punya menu yang cukup jelas untuk urusan pembayaran negara. Berikut langkah-langkahnya:

  • Masukkan kartu ATM dan PIN kamu
  • Pilih menu Bayar/Beli
  • Pilih menu Multi Payment
  • Masukkan Kode Perusahaan (DJP atau Samsat daerahmu). Biasanya untuk nasional/SIGNAL kodenya adalah 82022. (Cek kembali instruksi di aplikasi SIGNAL untuk kode terbaru).
  • Masukkan Kode Bayar yang sudah kamu dapatkan sebelumnya.
  • Layar akan menampilkan detail kendaraan dan nominal pajak. Cek baik-baik, jangan sampai bayarin pajak motor tetangga!
  • Jika sudah benar, tekan Ya/Benar.
  • Simpan Struk! Struk ini adalah bukti bayar yang sah.

2). Tutorial ATM BCA

BCA dikenal dengan prosesnya yang simpel dan cepat. Begini alurnya:

  • Masukkan kartu dan PIN BCA kamu
  • Pilih menu Pembayaran
  • Pilih menu MPN / Pajak
  • Pilih Penerimaan Negara
  • Masukkan Kode Bayar (biasanya berupa deretan angka panjang).
  • Layar akan menunjukkan rincian tagihan. Pastikan nama pemilik dan nomor polisi sudah sesuai.
  • Klik Ya untuk membayar
  • Ambil struk bukti transaksi

3). Tutorial ATM BRI

Sebagai bank dengan jaringan ATM terluas, BRI juga sangat memudahkan nasabahnya untuk urusan pajak.

  • Masukkan kartu ATM dan PIN BRI
  • Pilih menu Transaksi Lain
  • Pilih menu Pembayaran
  • Pilih menu Pajak/Penerimaan Negara atau menu E-Samsat (tergantung jenis ATM-nya).
  • Masukkan Kode Bayar yang kamu miliki.
  • Data kendaraan dan jumlah tagihan akan muncul. Jika sudah cocok dengan dompet dan data asli, tekan Ya.
  • Transaksi selesai, ambil struknya.

Langkah Penting Setelah Bayar: Pengesahan!

Banyak orang salah kaprah dan menganggap urusan selesai begitu struk keluar dari ATM. Padahal, struk ATM itu hanyalah bukti bayar, bukan pengesahan STNK.

  • Jika lewat SIGNAL: Kamu tidak perlu ke Samsat. E-TBPKP (Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran) akan muncul di aplikasi dalam bentuk digital dan bisa kamu cetak sendiri. Stiker pengesahan digital juga akan dikirim ke aplikasi.
  • Jika lewat E-Samsat Lokal: Biasanya kamu diberi waktu 30 hari untuk datang ke kantor Samsat terdekat (bisa Samsat Keliling atau Drive Thru) hanya untuk mencetak lembar pajak asli dan meminta stempel pengesahan. Cukup tunjukkan STNK asli dan struk ATM tadi. Tanpa antre lama, proses ini biasanya cuma 2 menit!

Bayar pajak motor lewat ATM adalah solusi paling efisien buat kita yang punya mobilitas tinggi. Dengan modal Kode Bayar dan mesin ATM, kewajiban negara beres tanpa harus bermandikan keringat di antrean Samsat. Teknologi sudah memudahkan kita, jadi tidak ada lagi alasan untuk menunda bayar pajak sampai denda menumpuk, ya!

Berita terkait