Satlantas Grobogan Perkuat Koordinasi BBWS dan PUPR, Pastikan Jalur Mudik Aman

E-Samsat.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Grobogan melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (PUPR) Jawa Tengah untuk memastikan kesiapan infrastruktur menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

Langkah tersebut dilakukan guna menjamin keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada jalur utama Semarang–Purwodadi yang menjadi akses vital penghubung antarwilayah. Koordinasi ini juga menjadi bagian dari upaya antisipasi peningkatan volume kendaraan saat arus mudik Lebaran.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan, Ipda Novi Ariani, melakukan pengecekan langsung di lokasi tanggul jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, pada Rabu (04/03/2026). Lokasi tersebut sebelumnya terdampak luapan air sungai yang sempat mengganggu akses jalan utama menuju Semarang.

Dalam peninjauan itu, personel kepolisian memantau perkembangan perbaikan tanggul sekaligus kondisi badan jalan yang terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendala teknis pada infrastruktur jalan dapat diselesaikan sebelum periode mudik berlangsung.

Menurut Ipda Novi Ariani, pihak BBWS Pemali Juana menyampaikan bahwa perbaikan tanggul yang rusak telah mencapai progres lebih dari 60 persen. Percepatan pengerjaan tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapan jalur sebelum mobilitas masyarakat meningkat.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Dinas PUPR Jawa Tengah terkait penanganan kerusakan jalan provinsi di lokasi tersebut.

“Selain melakukan koordinasi dengan BBWS Pemali Juana, kami juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR Jawa Tengah. Dari hasil koordinasi, perbaikan jalan provinsi oleh Dinas PUPR Jawa Tengah kini sudah mencapai progres pembangunan sebesar 75 persen,” ujar Ipda Novi, dikutip Kamis (05/03/2026).

Ia menjelaskan, proses perbaikan jalan direncanakan memasuki tahap pengecoran pada pekan ini. Namun, kondisi cuaca dan genangan air di lokasi sempat menjadi kendala sehingga diperlukan pengerukan ulang pada dasar jalan.

Ipda Novi menyebut, pengerukan dilakukan untuk memastikan struktur dasar jalan lebih padat dan kuat sebelum proses pengecoran dilaksanakan. Dengan langkah tersebut, kualitas perbaikan jalan diharapkan lebih optimal dan aman dilalui kendaraan.

Sesuai target yang telah ditetapkan, jalur Semarang–Purwodadi diharapkan sudah dapat dilintasi kendaraan kecil dan mobil pribadi pada H-7 Lebaran. Hal ini penting mengingat jalur tersebut menjadi salah satu akses strategis bagi pemudik.

Satlantas Polres Grobogan menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan instansi teknis menjadi kunci dalam memastikan kesiapan infrastruktur jalan. Koordinasi ini sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

Melalui kesiapan jalur yang optimal, masyarakat diharapkan dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar selama periode Lebaran tahun ini. (ad/sam-01)

Berita terkait