Cara Bayar Pajak Motor Lewat Indomaret atau Alfamart

Siapa yang tidak kenal dengan dua “raksasa” minimarket yang selalu ada di setiap tikungan jalan ini? Indomaret dan Alfamart sudah seperti sahabat karib bagi masyarakat Indonesia. Dari urusan beli kopi, bayar tagihan listrik, sampai ambil uang tunai, semuanya bisa dilakukan di sana.

Tapi, tahukah kamu kalau sekarang kamu juga bisa bayar pajak motor sambil beli camilan di sana? Ya, kamu tidak salah dengar. Layanan ini adalah solusi paling jenius buat kamu yang super sibuk atau malas berurusan dengan birokrasi kantor formal.

Tidak perlu lagi bangun subuh demi antrean nomor satu atau izin kerja setengah hari. Cukup jalan kaki ke minimarket terdekat, dan urusan pajak kendaraanmu bisa beres dalam hitungan menit. Penasaran bagaimana caranya? Yuk, simak panduannya yang super santai ini!

Kenapa Harus Pilih Minimarket?

Alasan utamanya tentu saja aksesibilitas. Kantor SAMSAT mungkin cuma ada satu di setiap kabupaten atau kota, tapi Indomaret dan Alfamart ada di mana-mana, bahkan sampai ke pelosok desa. Selain itu, jam operasionalnya jauh lebih fleksibel.

Kalau kantor SAMSAT tutup sore hari dan libur di akhir pekan, minimarket biasanya buka sampai malam, bahkan ada yang 24 jam. Jadi, kamu bisa bayar pajak sepulang kerja atau saat santai di hari Minggu. Suasananya juga jauh lebih nyaman. Kamu tidak akan merasa tegang seperti saat masuk ke kantor polisi.

Sambil menunggu kasir memproses data, kamu bisa cuci mata melihat deretan promo diskon. Belum lagi AC yang dingin dan pelayanan kasir yang biasanya ramah (apalagi kalau kamu beli donat juga). Mengurus pajak jadi terasa seperti aktivitas harian biasa, bukan lagi beban administratif yang berat.

Persiapan Dokumen: Ringkas dan Tanpa Ribet

Salah satu ketakutan orang saat mengurus pajak adalah syarat yang tumpang tindih. Tapi kalau lewat Indomaret atau Alfamart, syaratnya benar-benar dipangkas jadi sangat minimalis. Kamu tidak perlu bawa map cokelat atau fotokopi berlembar-lembar. Dokumen yang wajib kamu bawa hanya dua: STNK asli dan KTP asli.

Nantinya, kasir hanya akan meminta nomor polisi (plat nomor), nomor mesin kendaraan, dan nomor ponselmu yang aktif. Data-data ini biasanya tertera jelas di STNK, jadi pastikan kamu membawa STNK yang asli, bukan sekadar foto di HP.

Oh ya, pastikan juga kendaraanmu tidak sedang dalam status blokir (misalnya karena tilang elektronik yang belum dibayar) atau sudah terlambat pajak lebih dari satu tahun, karena biasanya sistem minimarket hanya melayani pajak tahunan yang lancar-lancar saja.

Alur Pembayaran di Kasir

Begitu sampai di kasir, jangan langsung menyodorkan STNK dengan wajah bingung. Cukup bilang dengan sopan, “Mbak/Mas, mau bayar pajak motor.” Kasir akan segera membuka menu layanan publik di mesin mereka. Serahkan STNK dan KTP-mu agar kasir bisa menginput data dengan akurat.

Setelah data diinput, kasir akan menyebutkan nominal pajak yang harus dibayar beserta rincian biaya admin (biasanya hanya sekitar Rp5.000 – Rp10.000, sangat murah dibanding ongkos bensin dan parkir ke SAMSAT pusat). Setelah kamu membayar, kasir akan memberikan Struk Bukti Pembayaran. Eits, jangan langsung dibuang atau diselipkan sembarangan ya!

Struk ini sangat penting karena mengandung kode verifikasi dan tanda bukti sah bahwa kamu sudah setor uang ke negara. Di beberapa provinsi, struk ini sudah dilengkapi dengan QR Code yang berfungsi sebagai pengesahan digital sementara. Jadi, kalau tiba-tiba ada pemeriksaan di jalan, kamu cukup tunjukkan struk tersebut beserta STNK-mu.

Langkah Terakhir: Cetak STNK Baru

Mungkin ada yang bertanya, “Terus lembaran pajak di STNK-ku gimana? Masih yang lama dong?” Nah, di sinilah ada sedikit perbedaan antar daerah. Untuk beberapa provinsi yang sudah bekerja sama secara digital penuh (seperti Jawa Barat atau Jawa Timur), kamu akan mendapatkan SMS berisi link e-TBPKP (Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran).

Kamu bisa mengunduhnya dan mencetaknya sendiri di rumah atau di rental komputer. Hasil cetakan ini sudah sah dan punya kekuatan hukum yang sama dengan lembaran dari SAMSAT.

Namun, di beberapa daerah lain, kamu tetap disarankan untuk datang ke kantor SAMSAT, gerai SAMSAT mall, atau mobil SAMSAT Keliling terdekat untuk menukarkan struk pembayaran minimarket tersebut dengan lembaran pajak asli yang berstempel.

Bedanya, kamu tidak perlu antre dari awal lagi. Cukup datang ke loket khusus penukaran (biasanya tidak ada antrean), tunjukkan struknya, dan petugas akan mencetakkan lembaran barunya dalam hitungan detik. Benar-benar “sat-set” tanpa drama!

Tips Biar Prosesnya Makin Mulus

Sedikit tips tambahan: sebelum ke kasir, pastikan saldo di dompet atau m-banking kamu cukup. Meskipun ini minimarket, terkadang ada batas minimal untuk pembayaran debit.

Selain itu, hindari membayar pajak di jam-jam sibuk seperti jam makan siang atau sore hari saat orang ramai belanja kebutuhan pokok, agar kamu tidak perlu antre berdiri terlalu lama. Bayar pajak motor lewat Indomaret atau Alfamart adalah cara paling cerdas untuk menghemat waktu dan energi.

Hidup di tahun 2026 ini sudah serba mudah, jadi jangan bikin diri sendiri susah dengan cara-cara lama yang melelahkan. Yuk, segera cek jatuh tempo pajak motormu dan meluncur ke minimarket terdekat sekarang juga!

Berita terkait