Biaya Pajak Tahunan Honda Blade 125
Siapa yang nggak ingat dengan motor bebek bergaya sporty yang satu ini? Honda Blade 125 sempat menjadi primadona di jalanan Indonesia, terutama buat mereka yang pengen motor bebek tapi nggak mau kelihatan tua. Dengan desain lampu ganda yang tajam dan striping khas tim balap Repsol Honda, Blade 125 sukses memberikan kesan kencang meskipun statusnya adalah motor harian.
Meskipun saat ini kita sudah berada di tahun 2026, di mana motor matic sudah benar-benar merajai jalanan, populasi Honda Blade 125 masih cukup banyak ditemukan. Ada yang membelinya sebagai motor tempur untuk operasional harian karena mesinnya yang terkenal irit, atau menjadikannya motor koleksi bagi pecinta bebek Honda.
Satu pertanyaan yang sering muncul bagi pemiliknya adalah: “Berapa sih biaya pajak tahunannya di tahun 2026?”. Apakah makin murah atau justru ada kenaikan? Yuk, kita bedah tuntas estimasi Pajak Tahunan Honda Blade 125 dibawah ini!
Kenapa Pajak Honda Blade 125 Tergolong Irit di Kantong?
Ada alasan logis kenapa memelihara motor bebek seperti Honda Blade 125 itu nggak bakal bikin dompet kamu nangis setiap tahunnya. Hal ini dipengaruhi oleh dua faktor utama: Kapasitas Mesin dan Penyusutan Nilai Jual.
- Mesin 125cc yang Ekonomis: Sesuai namanya, motor ini dibekali mesin 125cc PGM-FI yang efisien. Di sistem perpajakan Indonesia, motor dengan kapasitas mesin 125cc masuk dalam kategori tarif pajak yang relatif rendah. Berbeda jauh kalau kamu bandingkan dengan motor sport 150cc atau moge.
- Faktor Usia (Depresiasi): Honda Blade 125 FI diproduksi sekitar tahun 2014 hingga 2018 sebelum akhirnya disuntik mati oleh Astra Honda Motor (AHM). Artinya, unit termudanya saja saat ini sudah berusia sekitar 8 tahun. Dalam aturan pajak, semakin tua usia kendaraan, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) akan terus menurun. Karena Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dihitung 2% dari NJKB, otomatis pajaknya makin melandai.
Estimasi Rincian Pajak Honda Blade 125 Tahun 2026
Berikut adalah perkiraan total pajak tahunan yang harus kamu siapkan, mencakup PKB dan SWDKLLJ (Rp 35.000). Angka ini adalah estimasi rata-rata untuk wilayah umum seperti Medan, Jakarta, atau kota besar lainnya:
1. Honda Blade 125 FI Keluaran Akhir (2017 – 2018)
Unit-unit tahun terakhir ini biasanya yang paling dicari karena kondisinya relatif masih segar dan sudah menggunakan teknologi injeksi yang matang.
- PKB (Pajak Utama): ± Rp 180.000 – Rp 210.000
- SWDKLLJ: Rp 35.000
- Total Estimasi: Rp 215.000 – Rp 245.000
2. Honda Blade 125 FI Keluaran Awal (2014 – 2016)
Untuk unit angkatan pertama saat Blade naik kelas dari 110cc ke 125cc:
- PKB (Pajak Utama): ± Rp 140.000 – Rp 175.000
- SWDKLLJ: Rp 35.000
- Total Estimasi: Rp 175.000 – Rp 210.000
3. Honda Blade 110 (Versi Lawas)
Buat kamu yang masih setia dengan Blade generasi pertama atau Blade “Lampu Bawah” (110cc):
- Total Estimasi: Rp 120.000 – Rp 150.000
Setahun cuma bayar sekitar Rp 200 ribu-an. Kalau dibagi 12 bulan, kamu cuma butuh menyisihkan sekitar Rp 17.000 per bulan. Itu setara dengan harga dua gelas es teh manis di pinggir jalan! Jadi, nggak ada alasan buat membiarkan pajak motor kesayanganmu mati, kan?
Ganti Plat 5 Tahunan di Tahun 2026
Mengingat Honda Blade 125 diproduksi terakhir sekitar tahun 2018, maka banyak unit yang jadwal ganti plat nomornya jatuh di tahun 2023 atau 2028. Namun, bagi kamu yang membeli unit tahun 2016 atau 2021 (unit sisa stok), tahun 2026 ini bisa jadi adalah tahun keramat buat ganti plat nomor.
Jika jadwalmu tiba, siapkan dana tambahan untuk biaya administrasi resmi:
- Cetak STNK Baru: Rp 100.000
- Cetak TNKB (Plat Nomor): Rp 60.000
- Total Tambahan: Rp 160.000 (di luar pajak tahunan).
Jadi, untuk ritual ganti plat Honda Blade 125, siapkan dana total sekitar Rp 350.000 hingga Rp 400.000. Setelah itu, motor kamu sah secara hukum untuk 5 tahun ke depan!
Cara Bayar Pajak di Tahun 2026
Sudah tahun 2026, jangan sampai kamu masih buang waktu berjam-jam cuma buat antre di kantor Samsat. Sekarang bayar pajak sudah sangat canggih dan bisa dilakukan dari mana saja:
1). Aplikasi SIGNAL: Cara paling sat-set buat kaum rebahan. Tinggal daftar melalui HP, verifikasi data, bayar lewat transfer m-banking, dan selesai. Pengesahannya digital, dan berkas fisik aslinya bisa dikirim langsung ke rumah lewat pos.
2). Samsat Drive-Thru: Kalau di kotamu (seperti di Medan) ada layanan ini, manfaatkanlah! Nggak perlu turun dari jok motor, serahkan dokumen, bayar, dan beres dalam hitungan menit.
3). Indomaret atau Alfamart: Sambil belanja kebutuhan dapur, kamu bisa sekalian bayar pajak ke kasir minimarket. Cukup bawa STNK asli, bayar, dan simpan struknya sebagai bukti sah.
Tips Merawat Honda Blade 125 Biar Tetap Irit
Pajaknya sudah murah, jadi sisa uangnya mending dialokasikan buat perawatan mesin agar performa motor tetap Blade di jalanan:
1). Rutin Ganti Oli: Mesin 125cc Honda itu bandel, tapi butuh pelumasan yang rutin. Ganti oli tiap 2.000 km supaya suara mesin tetap halus dan nggak kasar.
2). Cek Kondisi Rantai: Sebagai motor bebek, rantai adalah komponen vital. Jangan biarkan rantai kering atau kendur karena bisa bikin tarikan berat dan boros bensin.
3). Filter Udara & Injeksi: Bersihkan filter udara secara berkala dan gunakan cairan injector cleaner setiap beberapa bulan agar sistem PGM-FI tetap bersih.
Honda Blade 125 adalah pilihan yang sangat cerdas untuk operasional harian di tahun 2026. Dengan biaya Pajak Tahunan yang hanya berkisar Rp 175.000 hingga Rp 245.000, motor ini menawarkan keseimbangan antara gaya, performa, dan biaya kepemilikan yang rendah.
Pajak yang taat adalah cerminan dari pemilik motor yang bertanggung jawab. Jadi, jangan cuma motornya yang dibuat tampil kinclong, tapi pastikan status pajaknya juga hidup dan tertib. Dengan bayar pajak tepat waktu, hati jadi tenang saat ada razia, dan kita juga ikut berkontribusi buat perbaikan jalan raya.