Biaya Pajak Motor Honda Matic 110cc
Siapa sih yang nggak kenal dengan jajaran motor matic 110cc dari Honda? Mulai dari Honda BeAT yang jadi motor sejuta umat, Honda Scoopy yang tampilannya retro-fashionable, sampai Honda Genio yang gayanya kasual abis. Motor-motor ini memang juaranya kalau urusan lincah di kemacetan kota dan iritnya yang bikin dompet nafas lega.
Tapi, selain memikirkan biaya bensin dan ganti oli, ada satu kewajiban rutin yang sering bikin pemilik motor bertanya-tanya: “Berapa sih sebenarnya biaya pajak tahunannya?”. Apalagi kalau kita sudah masuk ke tahun 2026, tentu ada sedikit penyesuaian nilai pajak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Tenang, buat kamu yang tinggal di Medan atau kota lainnya, kita bakal bedah tuntas estimasi Biaya Pajak Motor Honda Matic 110cc dengan gaya santai biar nggak pusing duluan pas lihat angka!
Kenapa Pajak 110cc Itu Paling Ramah di Kantong?
Alasan utamanya simpel: NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor). Di Indonesia, pajak motor itu dihitung berdasarkan persentase harga jual motor tersebut.
Karena motor matic 110cc adalah kelas entry-level dengan harga OTR yang paling terjangkau, otomatis pajak tahunannya pun jadi yang paling murah dibandingkan kakak-kakaknya yang kelas 125cc atau 160cc.
Bisa dibilang, bayar pajak motor 110cc itu nggak bakal bikin kamu puasa jajan. Angkanya sangat masuk akal bagi mahasiswa, pekerja baru, sampai ibu rumah tangga.
Estimasi Rincian Pajak Per Model Tahun 2026
Meskipun sama-sama 110cc, tiap model punya nilai pajak yang sedikit berbeda tergantung fitur dan harga belinya. Berikut adalah estimasi total pajak tahunan (PKB + SWDKLLJ Rp 35.000) untuk unit keluaran tahun 2024–2026:
1). Honda BeAT (Sporty & Street)
BeAT adalah varian paling ekonomis. Karena fiturnya fungsional dan harganya kompetitif, pajaknya pun paling ringan.
- PKB (Pajak Utama): ± Rp 230.000 – Rp 260.000
- Total Estimasi: Rp 265.000 – Rp 295.000
2). Honda Genio
Genio berada sedikit di atas BeAT secara posisi harga karena penggunaan rangka eSAF dan desain yang lebih stylish.
- PKB (Pajak Utama): ± Rp 245.000 – Rp 275.000
- Total Estimasi: Rp 280.000 – Rp 310.000
3). Honda Scoopy
Scoopy biasanya punya pajak paling tinggi di kelas 110cc. Kenapa? Karena fiturnya paling lengkap (seperti Smart Key pada tipe Prestige/Stylish) dan peminatnya yang sangat tinggi membuat nilai jualnya tetap stabil.
- PKB (Pajak Utama): ± Rp 265.000 – Rp 300.000
- Total Estimasi: Rp 300.000 – Rp 335.000
Angka di atas adalah estimasi untuk motor pertama. Kalau di Kartu Keluarga (KK) kamu sudah ada motor lain atas nama kamu, siap-siap kena Pajak Progresif yang bisa menambah tagihan sekitar Rp 50.000 hingga Rp 100.000.
Apa Saja Sih yang Kita Bayar di Lembar STNK?
Mungkin kamu sering lihat rincian di balik STNK tapi malas bacanya. Biar makin paham, ini lho komponen yang kamu bayar:
1). PKB (Pajak Kendaraan Bermotor): Ini variabel yang paling besar. Nilainya 2% dari NJKB. Uang ini masuk ke kas daerah buat bangun infrastruktur jalan.
2). SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan): Tarifnya tetap Rp 35.000 untuk motor kelas ini. Ini adalah asuransi dari Jasa Raharja. Jadi kalau amit-amit kecelakaan, dana ini yang meng-cover biaya rumah sakitmu.
3). Biaya Admin (Hanya Pajak 5 Tahunan): Kalau kamu cuma bayar tahunan, biasanya nggak ada biaya tambahan. Tapi kalau pas jadwal Ganti Plat, ada biaya cetak STNK (Rp 100.000) dan cetak TNKB/Plat (Rp 60.000).
Cara Bayar Pajak di Tahun 2026
Hari gini masih antre di kantor Samsat dari jam 7 pagi? Duh, itu cara lama! Di tahun 2026, kamu punya banyak pilihan praktis:
1). Aplikasi SIGNAL: Cara paling kekinian. Kamu tinggal daftar lewat HP, bayar pakai m-banking, dan selesai. Pengesahannya digital, tapi kalau mau fisiknya bisa dikirim via pos ke rumah.
2). Samsat Drive-Thru: Buat kamu yang di Medan, manfaatkan layanan ini. Nggak perlu turun dari motor, tinggal sodorin STNK dan KTP asli, bayar, beres dalam 5 menit.
3). Minimarket (Indomaret/Alfamart): Sambil belanja cemilan, kamu bisa sekalian bayar pajak. Cukup bawa STNK dan nomor HP aktif. Struknya nanti tinggal kamu simpan atau validasi kemudian.
Tips Nabung Pajak Biar Nggak Terasa Berat
Meskipun angkanya cuma Rp 300 ribuan, kalau pas jatuh tempo dompet lagi kritis, rasanya tetap berat juga. Coba pakai trik ini:
1). Celengan Harian: Pajak Rp 300.000 setahun itu kalau dibagi 365 hari cuma sekitar Rp 820 per hari. Masukin kembalian parkir atau kembalian beli gorengan ke dalam toples khusus. Pas setahun, uangnya sudah terkumpul lebih dari cukup!
2). Cek Jatuh Tempo: Jangan sampai telat sehari pun. Denda pajak motor 110cc itu lumayan sayang kalau dibayar cuma gara-gara lupa. Pasang pengingat di kalender HP seminggu sebelum jatuh tempo.
3). Lapor Jual Motor Lama: Kalau kamu sudah jual motor lama, segera lapor ke Samsat buat blokir STNK. Tujuannya biar motor matic 110cc barumu nggak kena pajak progresif yang mahal.
Memiliki motor Honda matic 110cc di tahun 2026 adalah pilihan yang sangat cerdas secara finansial. Dengan biaya pajak tahunan yang hanya berkisar antara Rp 260 ribuan hingga Rp 330 ribuan, beban kepemilikan motor ini sangat rendah.
Pajak yang murah bukan berarti kita boleh menyepelekannya. Dengan taat bayar pajak, hati jadi tenang saat ada razia, dan kita juga ikut berkontribusi buat perbaikan jalanan yang kita lalui setiap hari.